Informasi Seputar Korea

Republik Korea atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan atau Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948

Wisata Seputar Korea

5 Wisata Korea yang wajib didatangi

Korea Selatan, 5 tahun belakangan ini sangat booming di negara kita bahkan di dunia. Ketenaran negara ini dikarenakan drama korea, K Pop, Boy Band dan Girl Band-nya. Selain itu, Korea Selatan juga terkenal sebagai negara maju yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat.

Pulau Ungu, tempat wisata baru di Korea Selatan yang serba ungu

Ada tempat wisata terbaru di Korea Selatan, lo. Namanya: Purple Island atau Pulau Ungu. Seperti namanya, mulai rumah, jembatan, transportasi, hingga padang lavender di Pulau Ungu senada, berwarna ungu. Karena itu, Purple Island cocok untuk Anda si pencinta warna ungu.

Copyright 2020 – noakorea.asia | Developed By Jasa Website Bandung

5 Wisata Korea yang wajib didatangi

1. Uleung Island Seaside Road

Tempat wisata di Korea Selatan yang pertama dari kami adalah Uleung Island yang sering disebut sebagai “Pulau Misterius”.Bagi masyarakat Korsel, pulau ini menjadi objek wisata favoritnya karena keindahan alam yang masih alami, terjaga, dipenuhi dengan formasi bebatuan besar, tebing-tebing pantai yang kokoh, dan beragam air terjun yang membentuk pemandangan indah yang ditonjolkan pulau ini.Pulau ini terbuat dari serangkaian letusan gunung berapi. Puncak tertinggi di sini adalah Puncak Seonginbong, dari sini Anda bisa menikmati pemandangan desa-desa yang terletak di tepi pantai. Anda juga bisa menikmati pemandangan dengan berlayar di sekitar Kepulauan Gwaneumdo, Ulleungdo, Elephant Rock, Samseonan, dan Lion Rock.

2. Pulau Jeju

Bagi pecinta drama Korea, nama Pulau Jeju pasti tidak asing lagi bukan? Pulau Jeju memang sangat indah sekali, pulau ini sering dijadikan sebagai tempat syuting film. Ada banyak sekali tempat wisata di Pulau Jeju Korea Selatan yang menarik untuk kita kunjungi.Kalau anda ke Korsel, jangan sampai tidak mengunjungi pula ini, pulau ini kalau di Indonesia ibarat Bali-nya lah. Untuk dapat menikmati objek wisata di Pulau Jeju, anda bisa menyewa mobil. Jalan terbaik untuk mengemudi mungkin Route 12, yang lingkar di sekitar pulau. Route 12 menyediakan akses ke jalan pesisir sepanjang jalan, sehingga wisatawan dapat menikmati perjalanan fantastis sepanjang pantai dengan pemandangan laut zamrud berwarna dan melonjak camar.

3. Bomun Pavilion, Gyeongju

Destinasi wisata di Korea Selatan yang selanjutnya adalah Gyeongju. Gyeongju  sendiri merupakan ibukota kuno dari Dinasti Shilla yang memiliki julukan “Museum Tanpa Dinding”. Bomun Pavilion sendiri merupakan gazebo kayu kecil yang berdiri di atas kolam bebek berair tenang. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan bagus musim semi Korea, dimana bunga-bunga sakura mulai bermekaran di atas kolam dan sesekali merontokkan kelopaknya ketika angin sepoi berhembus.

Disini, wisatawan juga akan dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah Korsel dari berbagai musim. Daun-daun hijau akan tumbuh subur saat musim panas, pemandangan fall scarlett dapat Anda nikmati saat musim gugur, dan saat musim salju tiba pohon-pohon di sini akan diselimuti oleh salju nan cantik.

4. Pulau Udo

Selain Pulau jeju, Pulau Udo juga merupakan destinasi wisata di Korsel yang cukup populer, untuk mencapai pulau ini bisa ditempuh selama 15 menit dari Pulau Jeju dengan menggunakan kapal feri. Terletak di timur Pulau Jeju, Udo merupakan pulau yang cocok untuk wisata semua kalangan. Tempat wisata di Korea Selatan ini terkenal dengan tanahnya yang subur, pemandangan ikan, dan warisan juga lokalnya (penyelam wanita, dinding dari batu, dan kuburan batu).

Di sini tersedia beragam jenis pariwisata yang bisa Anda nikmati seperti misalnya jalur sepeda, kapal selam, kapal pesiar, tempat pemancingan, dan lain-lain. Tempat tertinggi di sini adalah mercusuar yang dikelilingi oleh taman luas. Dari sini, Anda bisa menikmati pemadangan pulau yang luar biasa indah.

5. Yang Dong Traditional Village

Kalau anda ingin mengenal kehidupan masyarakat tradisional Korea Selatan, anda bisa berkunjung Yang Dong Traditional Village. Desa ini masuk adalah situs warisan dunia UNESCO. Desa tradisional ini mencerminkan budaya dan bangunan khas konfusianisme aristokrat dari Dinasti Joseon.

Di desa ini penduduk kelas atas hidup di tanah yang lebih tinggi, sementara yang lainnya hidup di tanah yang lebih rendah. Rumah-rumah di sini memiliki warna coklat muda yang teduh, dengan warna genteng abu-abu. Setidaknya terdapat sekitar 500 orang yang masih tinggal di sini, bahkan beberapa rumah ada yang berusia lebih dari 200 tahun.

Pulau Ungu, tempat wisata baru di Korea Selatan yang serba ungu

ada tempat wisata terbaru di Korea Selatan, lo. Namanya: Purple Island atau Pulau Ungu.

Seperti namanya, mulai rumah, jembatan, transportasi, hingga padang lavender di Pulau Ungu senada, berwarna ungu. Karena itu, Purple Island cocok untuk Anda si Melansir Oddity Central, Pulau Ungu terdiri dari dua pulau, yaitu Parkji dan Banwol. Keduanya terhubung oleh jembatan berwarna ungu, yang pastinya Instagramable untuk latar berfoto.pencinta

Meskipun sudah terkenal di dunia maya, tidak diketahui asal mula perubahan Pulau Parkji dan Pulau Banwol ini menjadi Pulau Ungu. Tapi, Pemerintah Provinsi Jeolla Selatan sudah mengumumkan rencana untuk menjadikan Pulau Ungu sebagai tempat wisata teranyar di Korea Selatan.

Pemerintah setempat berencana menanam 40.000 bunga lavender, empress tree, dan tumbuhan lainnya yang berkelir ungu. Mereka juga akan mengecat fasilitas umum dan rumah warga dengan warna ungu yang seragam.

Sehingga, Pulau Ungu tidak jauh beda dengan Santorini di Yunani yang serba warna putih-biru atau Chefchaouen di Maroko yang serba kelir biru.

Pulau Ungu merupakan tempat wisata yang harus masuk bucket list liburan jika pandemi virus corona baru sudah berakhir. Selain unik, hotel-hotel di Pulau Ungu juga cukup terjangkau, mulai 50.000 Won atau sekitar Rp 612.000 per malam.

 

Layar

Oppo Reno4 mengusung layar berukuran 6,4 inch dengan resolusi Full HD+. Terasa lapang meski terdapat punch hole kamera ganda di pojok kiri atas.

Menggunakan panel AMOLED membuat sajian warna yang akurat dan tajam. Oppo menyediakan opsi DCI-P3 bila ingin tampilan layarnya dalam mode Vivid.

Pada permukaan layar ponsel ini sudah terlindungi kaca Gorilla Glass 5. Di bagian bawahnya terdapat sensor sidik jari di layar, saat digunakan cepat dan akurat.

Kamera

Kemampuan kamera menjadi salah satu yang dijual Oppo Reno4. Dibekali empat kamera di bagian belakangnya. Sensor utamanya memakai Sony IMX586 dengan ukuran 48 MP, dipadukan kamera ultrawide 8 MP, makro 2MP dan mono 2 MP.

Beragam fitur disertakan untuk memberikan pengalaman fotografi dan videografi yang seru. Nah fitur apa saja yang ada di Reno4, kamu bisa membacanya di sini.

Lantas bagaimana hasil jepretan Reno4? Memuaskan! Tidak hanya saat kondisi terang, bahkan ponsel ini bisa diandalkan saat malam hari. Fitur kamera yang dibawa ponsel ini pun menambah keseruan saat diposting di media sosial.

Performa

Reno4 dimodali Snapdragon 720G. Menurut Qualcomm performa chipsetnya ini meningkat sekitar 46% dari pendahulunya, begitu pula GPU Adreno 618 yang meningkat 40%.Oppo memadukannya dengan RAM 8GB LPDDR4x yang dapat diandalkan untuk multitasking. Hasilnya membuat Reno4 lancar digunakan saat membuka banyak aplikasi sekaligus, demikian pula saat bermain game Call of Duty Mobile.Tidak ada lag semua berjalan lancar. Bodi bagian belakang ponsel ini pun tidak terasa panas, padahal Oppo tak memasangkan sistem pendingin khusus.Baterai yang disematkan Oppo berkapasitas 4.015 mAh mampu menyuplai daya untuk penggunaan seharian. Terpantau screen-on-time 7 jam 15 menit saat baterai menyisakan 10% di malam hari.

Ketika diuji coba menggunakan PC Mark dengan level pencahayaan layar disetel ke 50% dan baterai dari level 100%, Reno4 meraih skor 8 jam 28 menit. Saat diuji coba menggunakan PC Mark, Reno4 meraih skor 12 jam 46 menit.

Oppo turut melengkapi Reno4 dengan teknologi pengisian cepat 30W VOOC Flash Charge 4.0. Daya baterai 5% ke 50% dalam waktu hanya 18 menit, sementara terisi penuh butuh 50-an menit.

Review Oppo Reno4

Desain

Bila Reno3 Pro yang kami review beberapa bulan lalu punya desain standar, beda dengan Reno4. Ponsel ini terlihat stylish khususnya varian warna Galactic Blue.

Oppo mengaku membuatnya dengan teknik Reno Glow, memadukan latar belakang dove berlapis gradasi warna biru tua ke putih. Tidak saja sedap dipandang mata, mampu memberikan kenyamanan

Tidak terasa licin, jadi mereka yang enggan pakai case tidak was-was takut Reno4 tergelincir ketika tangan berkeringat. Lapisan dove-nya pun bikin permukaan ponsel ini tidak perlu sering-sering dibersihkan karena noda jari.

Dimensi ponsel ini begitu bikin kepincut. Begitu tipis sehingga enak sekali digenggam, apa lagi bobotnya tidak pula berat. Serasa tidak seperti membawa ponsel. Oke terdengar sedikit lebay, tapi memang senyaman itu detikers.

Berdasar keterangan Oppo. ketebalan Reno4 hanya 7,7 mm. Ini selisih 0,15 dari Reno3 Pro. Sementara beratnya mencapai 165 gram. Tidak herankan kalau ponsel ini begitu ergonomis kala digenggam tangan.

Kendati bodinya tipis Oppo masih memasangkan port jack audio 3,5 mm yang di tempatkan di bawah ponsel. Padahal banyak vendor lain dengan alasan demi ponsel tipis menanggalkan fitur tersebut. Memang sih sudah banyak perangkat TWS murah, tapi mendengarkan lewat earphone kabel masih menyenangkan dan kadang suaranya masih lebih memanjakan telinga.

kala digenggam.

DAPATKAN TEMPLATE LANDING PAGE

Kategori Produk Template Kami

20+ Template Toko Online

20+ Template Jasa Service

20+ Template Otomotif

20+ Template Elektronik

20+ Template Otomotif

20+ Template Elektronik